Didukung Konsep Akidah Yang Mantab

Didukung Konsep Akidah Yang Mantab

Ciri yang sangat menonjol dalam ilmu tenaga dalam yang direfleksikan Padepokan Ilmu Sujud Tenaga Dalam Silat Tauhid Indonesa (STI), dilihat dalam konsep keyakinannya (akidah), cukup mantap karena yang menjadi pokok landasan ajarannya adalah agama Islam, yakni kalimat Laailahailallah Muhammadarrsasulullah.

Dengan demikian, syarat untuk masuk menjadi anggota padepokan tersebut yaitu harus beragama islam dan siap mematuhi ajaran Islam, sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunah Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana dikemukakan Andri Rifai Ibnu Gambang, SH.(40), pewaris tunggal ilmu beladiri ini, Silat Tauhid sebenarnya sudah ada di Indonesia tahun 1550 Masehi dari Syeh Makdum Ibrahim (Sunan Bonang)

Kemudian dari ilmu itu diciptakanlah gerakan-gerakan dasaryang diambil dari huruf Al-Qur’an, yaitu huruf Hija’iyah. Selanjutnya, ilmu itu dipegang oleh Kian Santang (Putra Prabu Siliwangi) dan Syeh Yusuf (Cirebon) dan kemudian sampai kepada sufi yang menjadi guru Andri Rifai Ibnu Gambang, SH.
Sumber Kekuatan
Andri Rifai Ibnu Gambang, SH., menyatakan yang menjadi sumber kekuatan Silat Tauhid adalah “ilmu sujud”, yaitu pada kalimat syahadat yang mengesahkan Tuhan,yakni Allah SWT. Kemudian diisikan lewat olah pernafasan pada setiap latihan.

“Ada metodenya yang sulit diuraikan disini” ungkpnya seraya menambahkan bahwa rahasia masalah ini bisa diketahui lewat latihan langsung, sehingga bisa dirasakan sendiri oleh yang bersangkutan. Jika sumber kekuatan itu sudah bisa dijadikan pegangan, tentu akan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan seseorang. Ia akan merasa tenang dan tenteram karena memiliki kepasrahan yang tinggi kepada Allah SWT. “Ikhlas itlah sumber uamanya” papar Andri Rifai Ibnu Gambang, SH.

Apapun yang sedang menjadi harapan (dalam artian wajar seperti sakit, stress atau sesuatu hal yang diinginkan, terutama keselamatan) Insya Allah jika yakin akan terkabulkan. “Namun yang namanya permintaan itu tidak pasti terkabul, karena yang punya hak adalah Allah sendiri, kita hanya meminta” tambahnya.

“AIDS, misalnya , Insya Allah bisa terobati” katanya. Penyakit ini sudah pernah disebutkan dalam Al Quran yang berkisah tentang umat nabi Luth. Waktu itu mereka dikenal senang melakukan perbuatan homoseks yang sangat dikutuk. “Itu ada ayatnya yang harus dibacakan dalam praktek pengobatan” tambahnya.

Dengan cara mendalami Ilmu Sujud Silat Tauhid, kata Gambang, banyak misteri yang dijumpai. Terutama dalam praktek pengobatan. Dia pernah mengobati seorang wanita gila di Banten. Setelah diobati, dari alat kelamin wanita itu keluarlah seekor binatang sejenis ulat. Sejak itu, diapun sembuh.

Olah pernafasan yang dipelajari di Padepokan Silat Tauhid, akan memberikan kekuatan tenaga dalam yang berguna. Disamping untu kesehatan, juga untuk jaga diri. Yang penting Ilmu Silat Tauhid ini jangan sekali-kali digunakan untuk menyakiti. Jika digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, ilmuj itu akan hilang dengan sendirinya. Didalam memasuki ilmu yang penting adalah memiliki niat baik dan tulus.

Jangan Syirik
Didalam agama Islam, dosa yang tak terampuni adalah syirik, menyekutukan Allah. Hal itu tentunya menjadi landasan mutlak bagi Silat Tauhid. Praktek apapun dalam ilmu tenaga dalam silat tauhid, tidak diperlukan syarat macam-macam seperti bunga talon, dupa dan lain lain. Yang utama adalah bagaimana melatih Bashiroh di dalam hati. Disini pokok pangkalnya.

Cukup dengan jurus-jurus yang dibaca dalam doa. Sedangkan pantangan bagi peserta Silat Tauhid yaitu apa saja yang sudah menjadi ketentuan dalam Al Quran dan hadist. Misalnya berani kepada orang tua, emnyerang orang yang sabar, ulama, termasuk mengganggu orang lain atau perguruan silat lain.

Menurut gambang setiap oeserta latihan silat tauhid akan memiliki kelebihan sendiri-sendiri, tergantung kepada kekhusyukan mereka. Sedangkan yang diajarkan hanyalah sarana dengan jurus yang terbatas, Cuma sebanyak huruf hijaiyah. “Namun begitu, ilmunya tidak hanya berhenti disitu. Terus berkembang karena yang bersangkutan harus terus belajar” katanya. Orang yang paling baik mengikuti silat tauhid ialah yang berusia 40 tahun keatas.

Tetapi dengan metodologi yang dimiliki STI orang yang berusia 18 tahun sudah bisa masuk. Pelajarannya disesuaikan tentu saja.

Sumber : Pewaris Tunggal STI, AR. Gambang

Jangan Malu Komentar !!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s